Pererat Silaturahmi, FIP UPI Gelar Pengajian Rutin dan Iftar: "Ramadhan Bulan Ibadah dan Kerja" ( Dedi Sutisna )
Kamis, 12 Maret 2026
Pererat Silaturahmi, FIP UPI Gelar Pengajian Rutin dan Iftar: "Ramadhan Bulan Ibadah dan Kerja"
Menyongsong keberkahan di bulan
suci, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI)
menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin yang dirangkaikan dengan buka puasa
bersama (iftar) pada Jumat, 06 Maret 2026. Acara yang dimulai pukul 15.30 WIB
ini bertempat di Auditorium kampus FIP UPI Lantai 10 dan dihadiri oleh seluruh
elemen keluarga besar fakultas.
Spirit
Ibadah dalam Etos Kerja
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FIP UPI, Prof.
Dr. Aan Komariah, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau yang didampingi oleh para
Wakil Dekan menyampaikan pentingnya menjaga ritme spiritualitas di tengah
kesibukan akademik. Di awal kegiatan dekan FIP menyerahkan secara simbolis bingkisan
hari raya idul fitri ke masing-masing perwakilan dosen dan tendik.
Kegiatan kali ini menghadirkan
narasumber istimewa, Prof. Dr. KH. Abdul Wahid Maktub, M.A., yang
mengusung tema relevan: "Ramadhan adalah Bulan Ibadah dan Kerja".
Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa puasa bukanlah alasan untuk
menurunkan produktivitas, melainkan momentum untuk menjadikan setiap aktivitas
profesional sebagai ladang pahala yang berlipat ganda.
Kehadiran
Pimpinan dan Keluarga Besar
Kemeriahan acara ini semakin terasa dengan kehadiran
tokoh-tokoh penting universitas, di antaranya:
·
Prof.
Dr. Rudi Suslana, M.Si.
(Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan)
·
Para
Senat Akademik Universitas Unsur dosen dan Guru Besar.
·
Ketua
Program Studi (Kaprodi) dan Sekretaris Program Studi (Sekpro).
·
Dosen,
Tenaga Kependidikan (Tendik), serta
·
tamu
undangan lainnya. BANK BSI dan yang mewakili
Kaitannya
Dengan Prodi Pedagogik
Kaitan erat antara tema pengajian "Ramadhan
adalah Bulan Ibadah dan Kerja" dengan Program Studi Pedagogik terletak
pada konsep pendidikan holistik. Sebagai disiplin ilmu yang mempelajari hakikat
mendidik, Pedagogik tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga
pembentukan karakter dan integritas.
Ada
tiga poin utama kaitan acara ini dengan Prodi Pedagogik:
· Pendidikan
Karakter Terintegrasi: Tema yang diangkat Prof. Abdul Wahid Maktub menegaskan
bahwa bekerja adalah bagian dari ibadah. Hal ini sejalan dengan prinsip
pedagogis di mana seorang pendidik (pedagog) harus mampu mengintegrasikan nilai
spiritual ke dalam tindakan nyata (praksis pendidikan).
· Keteladanan
(Model of Excellence): Kehadiran para pimpinan, Guru Besar, dan dosen dalam
acara ini mencerminkan fungsi pedagogis utama, yaitu keteladanan. Bagi
mahasiswa dan civitas prodi, melihat para pendidik berkumpul dalam suasana
ibadah sekaligus profesionalisme memperkuat pemahaman bahwa ilmu pendidikan
harus berpijak pada nilai-nilai ketuhanan.
· Pengembangan
Kompetensi Sosial: Sesi musafahah dan buka bersama merupakan
implementasi dari kompetensi sosial dalam pedagogik. Membangun hubungan
harmonis antar-insan pendidikan adalah kunci dalam menciptakan ekosistem
pembelajaran yang sehat dan mendukung tumbuh kembang potensi manusia secara
utuh.
Melalui kegiatan ini, Prodi Pedagogik semakin mengukuhkan perannya dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara spiritual dan dedikatif dalam mengabdi kepada masyarakat.
Penutup yang Khidmat
"Kegiatan ini bukan sekadar
rutinitas, melainkan ruang untuk membasuh hati dan memperkuat sinergi kolektif
di bawah naungan nilai-nilai islami," ujar Prof. Aa Komariah di sela-sela
acara.
Rangkaian kegiatan berjalan dengan khidmat dan lancar.
Setelah menyimak materi rohani, acara ditutup dengan doa bersama, berbuka puasa
(iftar), dan sesi musafahah (bersalam-salaman) untuk memperkuat tali
persaudaraan antar-civitas akademika.
English
Indonesia